TAILG Tampil di Konferensi Iklim PBB, Mendorong Pembangunan Rendah Karbon Global
Nov 12, 2025Penulis: TAILG

Pada 10 November, Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30 (COP30) resmi dibuka di Belém, Brasil. Sebagai pelopor kendaraan listrik roda dua berjarak tempuh jauh, TAILG diundang untuk menghadiri High-Level Forum on South-South Cooperation on Climate Change, tempat perusahaan mempresentasikan TAILG Green and Low-Carbon Global Development Plan, sekaligus menghadirkan solusi dari perusahaan Tiongkok untuk mendukung aksi iklim global.


COP30, sebagai salah satu konferensi iklim paling berpengaruh di dunia, mempertemukan perwakilan dari hampir 200 negara untuk membahas aksi bersama menghadapi perubahan iklim global. Dengan fokus pada transisi hijau dan pembangunan berkelanjutan, partisipasi perusahaan-perusahaan Tiongkok menunjukkan kemampuan inovasi, komitmen, serta meningkatnya pengaruh solusi Tiongkok dalam upaya penanganan perubahan iklim dunia.


Inovasi dan Evaluasi, Mendorong Peningkatan Industri


Pada COP30, Presiden TAILG Yao Li memperkenalkan TAILG Green and Low-Carbon Global Development Plan.

Rencana ini berfokus pada Green and Low-Carbon Evaluation System for Smart Connected Electric Two-Wheelers, yang memanfaatkan digitalisasi dan kecerdasan buatan untuk membangun sistem manajemen hijau sepanjang siklus hidup produk, mulai dari manufaktur, penggunaan, hingga daur ulang—sehingga mempercepat transformasi berkelanjutan industri.


Untuk menyampaikan gagasan utama dari rencana tersebut secara lebih efektif, TAILG juga meluncurkan sebuah booklet informatif di COP30 yang memperkenalkan praktik inovatif perusahaan di bidang pembangunan hijau kepada para peserta dari seluruh dunia.


Dalam aspek manufaktur, TAILG tengah membangun sistem produksi hijau yang berfokus pada pabrik nol karbon, desain rendah karbon, dan rantai pasok berkelanjutan guna mengurangi emisi serta konsumsi energi selama proses produksi.


Dalam aspek penggunaan, TAILG mendorong pencatatan jarak tempuh secara digital, manajemen baterai pintar, dan penggunaan energi yang efisien, sekaligus mengajak pengguna untuk turut berpartisipasi dalam gaya hidup rendah karbon.


Dalam aspek daur ulang, TAILG tengah membangun sistem daur ulang ramah lingkungan untuk baterai dan kendaraan guna mendorong perkembangan ekonomi sirkular.


Sistem ini ditargetkan menyelesaikan penyusunan standar dan pengembangan sistem pada 2026. Dalam lima tahun ke depan, sistem tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan hijau dan rendah karbon di industri kendaraan listrik roda dua, baik di Tiongkok maupun secara global, serta membangun ekosistem mobilitas pintar yang dapat dilacak, dapat didaur ulang, dan berkelanjutan.


Presiden Yao menyampaikan bahwa perkembangan global TAILG mendapat kekuatan dari tanah subur Asia Tenggara, sinar matahari Afrika, dan semangat Amerika Latin. Ke depan, TAILG akan terus bekerja sama dengan para mitra di seluruh dunia untuk mendorong mobilitas rendah karbon dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan, serta memberikan energi baru bagi pembangunan berkelanjutan global.


Komitmen Hijau, Pencapaian di Seluruh Dunia


Sejak didirikan pada 2003, TAILG terus berpegang pada konsep pembangunan hijau, rendah karbon, dan global, serta mendorong transformasi industri kendaraan listrik roda dua menuju penggunaan energi bersih.


Pada 2017, TAILG menandatangani Memorandum of Understanding dengan United Nations Environment Programme (UNEP), menjadikannya salah satu kekuatan penting di antara perusahaan Tiongkok yang berpartisipasi dalam tata kelola iklim global.


Saat ini, TAILG mengoperasikan dua pabrik nol karbon di Huizhou dan Wuxi yang telah mendapatkan sertifikasi dari China Quality Certification Center, sekaligus menjadi contoh penerapan manufaktur hijau. Perusahaan juga telah meluncurkan proyek percontohan rendah karbon di Kenya, Uganda, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Malaysia, dengan mendorong solusi mobilitas bersih yang dapat direplikasi dan telah mendapat pengakuan luas dari pemerintah serta masyarakat setempat.


Di Afrika, TAILG mengembangkan kendaraan roda tiga bertenaga surya, mewujudkan visi “sinar matahari menggerakkan roda”. Untuk wilayah seperti Ghana yang menghadapi keterbatasan pasokan listrik, seri TK90 dengan sistem penukaran baterai membantu mengurangi tekanan pasokan energi sekaligus menghadirkan solusi elektrifikasi yang praktis bagi negara-negara berkembang.


Dengan jaringan penjualan dan layanan yang mencakup lebih dari 100 negara, TAILG terus bekerja sama dengan Foreign Environmental Cooperation Center of the Ministry of Ecology and Environment of China serta Belt and Road Environmental Technology Exchange and Transfer Center (Shenzhen) untuk mempromosikan teknologi dan standar hijau serta rendah karbon dari Tiongkok ke seluruh dunia.

Artikel Terkait

BACK